Hari Pramuka diperingati setiap tanggal 14 Agustus,merujuk pada diresmikannya Gerakan Pramuka di Indonesia untuk pertama kalinya pada tanggal 14 Agustus 1961. Untuk memperingati Hari Pramuka ke-65, MIT Ar Roihan Lawang melaksanakan kegiatan upacara pada Jum’at (14/8/2026).
Selain itu, 2 pleton perwakilan siswa putra dan putri didampingi oleh 2 pembina pramuka Kak Wulan dan Kak Khusnul mengikuti upacara di Sanggar Pramuka Lawang, bersama dengan SD, SMP, SMA sederajat di Kecamatan Lawang.
Hari Pramuka ke-65 Mengusung tema “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045”, peringatan Hari Pramuka tahun ini menegaskan arah gerak organisasi yang semakin strategis dan relevan dengan agenda pembangunan nasional.
Susunan kegiatan upacara peringatan Hari Pramuka meliputi: (1) Masing-masing kompi menyiapkan pasukannya, (2) Pratama memasuki lapangan upacara, (3) Penghormatan kepada pratama, (4) Laporan kompi kepada pratama, (5) Pembina upacara memasuki tempat upacara, (6) Penghormatan kepada pembina upacara, (7) Laporan pratama kepada pembina upacara, (8) Pengibaran bendera merah putih, (9) Pembacaan pancasila, (10) Pembacaan Dasa Darma Pramuka, (11) Amanat pembina upacara, (12) Menyanyikan lagu “Hymne Pramuka”, (13) Pembacaan doa, (14) Laporan pratama kepada pembina upacara, (15) Penghormatan kepada pembina upacara, (16) Pembina upacara meninggalkan tempat upacara, dan (17) Upacara selesai.
Kak Kustono, dalam amanatnya mengimbau pada seluruh siswa yang merupakan generasi muda bangsa untuk berupaya mengembangkan jiwa yang suka berkarya, terampil, serta berinovasi menghadapi zaman digital. Dalam artian teknologi yang telah maju saat ini tidak hanya sekedar dimanfaatkan untuk bermain, tetapi juga dimanfaatkan sebagai sarana menambah ilmu pengetahuan.
Setelah upacara Hari Pramuka selesai dilanjutkan dengan pengumuman lomba siswa dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan RI.
Mari kita lanjutkan semangat kepramukaan, nasionalisme, dan cinta tanah air dengan terus melakukan kegiatan positif untuk negeri. Tunas yang bangsa yang terus tumbuh menjadi yang bermanfaat bagi bangsa dan negara






